1

21 Mar 2015

Anak Obesitas Rentan Terkena Asam Urat


Orang tua pasti menginginkan anaknya sehat dan tidak kekurangan gizi. Bagi orang tua “Anak yang gemuk adalah anak yang sehat.” Itu adalah paradigma yang umumnya muncul di kalangan masyarakat. Sedangkan anak yang memiliki badan kurus akan dianggap anak yang tidak sehat dan kurang gizi. Karena paradigma ini sehingga banyak orang tua tidak memerhatikan pola makan anak, sehingga anak mengalami kegemukan dan obesitas.

Anak yang gemuk dianggap lebih menggemaskan dibandingkan anak yang kurus. Akan tetapi, anak yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) dapat memicu tingginya asam urat yang akan berbahaya di kemudian hari bagi kesehatan anak.

Anak-anak dapat mengalami penyakit asam urat bila mereka memiliki kelainan genetik yang menyebabkan mereka mengalami hiperurisemia. Akan tetapi, anak yang tidak memiliki kelainan ini pun tetap harus berhati-hati, terlebih anak-anak dengan kecenderungan obesitas. Penyakit asam urat mungkin tidak akan mereka rasakan pada saat ini, namun saat mereka mulai dewasa mereka akan lebih mudah terkena penyakit ini dibandingkan anak-anak yang tidak mengalami kelebihan berat badan.

Berdasarkan hasil penelitian, menyebutkan jika obesitas membuat seseorang 4 kali lebih mudah terserang penyakit asam urat dibandingkan orang bertubuh kurus. Dan anak-anak yang mengalami obesitas akan lebih cepat terserang penyakit asam urat dibandingkan mereka yang mengalami obesitas pada saat dewasa. Lalu, bagaimana obesitas pada anak memicu tingginya kadar asam urat?

Pertama, anak yang mengalami obesitas biasanya memiliki pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang. Asupan protein, lemak, dan karbohidratnya tidak seimbang. Maka, menyebabkan penumpukan asam urat atau protein purin yang lebih banyak dari kadar normal dan hal ini anak-anak pun bisa terjadi, karena anak-anak tidak bisa mengontrol asupan proteinnya.

Kedua, obesitas yang ada pada anak menyebabkan adanya tekanan pada sendi dan terjadinya perubahan proses kimiawi dalam tubuh. Terjadinya perubahan proses kimiawi dalam tubuh anak menyebabkan terjadinya kesulitan proses pengeluaran asam urat dalam tubuh, dan bisa memicu tingginya kadar asam urat dalam darah.

Menjaga kesehatan tubuh tidak mengenal kata terlambat, terutama bagi si buah hati. Obesitas pada anak dapat memicu tingginya asam urat, namun untuk mencegah tingginya kadar asam urat pada tubuh anak dapat dilakukan dengan mengurangi berat badan anak, sehingga kadar asam urat juga akan berkurang.

Proses untuk mengurangi berat badan anak dilakukan dengan tetap memperhatikan asupan gizi anak agar tumbuh kembang anak tidak terganggu. Jangan langsung membatasi porsi makan si anak, tapi gunakanlah pola makan yang benar pada anak.

Jadi, mulailah dari sekarang untuk memperhatikan pola makan anak Anda agar tidak terjadi obesitas atau kelebihan berat badan yang akan merugikannya. Jangan tunggu anak Anda menjadi gemuk dahulu dengan semua makanan yang dia konsumsi, Anda bisa mencegah obesitas terjadi sejak dini dengan menanamkan pola makan yang sehat kepada anak Anda.

Batasi berat badannya dengan sesuaikan usia dan tinggi badannya. Jika, anak Anda terlanjur obesitas, Anda bisa langsung mengkonsultasikannya ke dokter anak agar berat badannya tidak akan memberikan penyakit yang merugikan untuk kesehatannya.