1

7 Apr 2015

Computer Masa Depan Dengan laya 3D

Beberapa orang percaya dengan sebuah masa depan yang besar, seperti tampilan komputer dengan kontrol gerak yang kita lihat di laporan minoritas 20th Century Fox tidak dapat kita pungkiri.

Dengan bentuk dasar (prototipe) komputer yang di desain oleh orang magang dengan Grup Ilmu Pengetahuan Terapan Microsoft mungkin menjadi langkah pertama dalam membuat masa depan menuju kenyataan. 
Murid Kedoktoran Institusi Massachussette dan Asisten Riset Media Laboratorium MIT Jinha Lee baru-baru ini merubah cara kita berinteraksi dengan desktop Komputer. Ketika kemajuan telah dibuat dengan Teknologi Display 3D, teknologi 3D masih belum tersebar di komputer dan Lee mau merubah itu. Hasil dari pekerjaannya adalah memasangkan Komputer Desktop dengan display transparan 3D dan Antarmuka Unik berdasar-gerak yang bisa merubah cara kita memakai Komputer.

“Ilmuwan Komputer Ivan Sutherland pernah sekali menyebut sebuah display komputer ‘kaca yang menjadi negeri ajaib matematika,’ dan aku selalu bercita-cita untuk berjalan di negeri ajaib ini untuk berinteraksi dengan sesuatu yang abstrak,” tulis Lee di blognya. Kreasi Lee, dibangun dalam kerja sama dengan periset dan insinyur di Grup Ilmu Pengetahuan Terapan Microsoft.


Komputer Lee menggunakan display transparan dengan teknologi 3D dan pengenalan gerak. Pergerakan muncul di belakang layar bukan terletak dimuka karena sesuai dengan kebanyakan kontrol sistem berdasar-gerak, dan sistem kamera depan-wajah melacak wajah pengguna jadi pertunjukkan perspektif 3D di display komputer disesuaikan dengan tepat ketika pengguna memindahkan posisinya. Mesin operator juga bisa mengontrol komputer dengan keyboard standar dan trackpad yang terletak dibelakang display.

Antarmuka pengguna di Komputer Lee menunjukkan tumpukan jendela dalam lingkungan 3D. Komputer melacak tangan pengguna pada ketiga sumbu, memungkinkan operator untuk menangkap item yang tampil pada layar dan berinteraksi dengannya dalam tiga dimensi dengan menggerakkan objek virtual sepanjang sumbu x, y, atau z. Kombinasi inovatif ini menjadi solusi membuka berbagai kemungkinan untuk software komputer dan menjadi jauh lebih maju dan serbaguna daripada teknologi layar sentuh, yang hanya menyediakan dua dimensi bagi pengguna untuk berinteraksi.


“Penguna dapat dengan santai membuka desktop tembus pandang 3D dan mengetik di keyboard menggunakan trackpad sebagai lingkungan operasi 2D,” ujar Lee. “Jendela-jendela atau file dirasakan untuk ditempatkan dalam ruang 3 Dimensi antara layar dan input data. Pengguna dapat mengangkat tangannya untuk meraih jendela-jendela display dan mengatur mereka dalam ruang 3D”. Lee tidak mengatakan adanya kemungkinan teknologi 3D Komputer Desktop tembus pandang ini akan diproduksi. Untuk Informasi Lainnya Anda bisa  klik di sini