1

29 Mar 2015

Benarkah Minum Teh Mint Ganggu Hormon Seks



Kesehatan seksual, baik laki-laki dan perempuan, dapat dipengaruhi oleh apa yang dimakan dan diminum. Para ahli telah mengidentifikasi berbagai jenis minuman yang memiliki dampak negatif pada kesehatan seksual laki-laki, tetapi minuman ini cenderung berdampak pada kesehatan bila dikonsumsi secara teratur selama jangka waktu tertentu. Meminum satu minuman pada satu kesempatan tidak akan mempengaruhi kesehatan seksual.

1. Teh Mint
Meskipun banyak manfaat teh, ada beberapa bukti bahwa teh mint mungkin memiliki dampak negatif pada kesehatan seksual pria dan wanita. Teh mint bertanggung jawab untuk perubahan hormonal dan penurunan testosteron. Pada laki-laki, teh mint mempengaruhi androgen (hormon seks). Androgen bertanggung jawab untuk pertumbuhan maskulin, termasuk pola pertumbuhan rambut, perubahan vokal dan kesuburan. Dengan mengganggu androgen, teh mint diperkirakan mengganggu fitur-fitur pembangunan maskulin.

2. Soda
Soda secara luas dianggap secara negatif mempengaruhi kesehatan seksual laki-laki, meskipun para ahli tidak setuju. Menurut sebuah studi yang, pria yang teratur mengkonsumsi satu liter atau lebih soda per hari memiliki jumlah sperma yang berkurang sebanyak 30 persen dibandingkan dengan laki-laki yang menjauhkan diri dari soda. Beberapa ahli percaya bahwa kafein dalam minuman ringan menurunkan jumlah sperma. Ahli yang lain mempertahankan bahwa gula pada soda mengurangi jumlah sperma dan menyebabkan kegemukan, yang merusak vitalitas dan kinerja. Sebuah studi yang diterbitkan menunjukkan bahwa bahan kimia bisphenol yang umumnya ditemukan dalam botol plastik dan kaleng soda soda bertanggung jawab dalam menurunkan jumlah sperma dan kualitas sperma.

3. Kopi
Kopi dapat mempengaruhi kesehatan seksual laki-laki baik negatif dan positif. Menurut berbagai studi, minum secangkir kopi satu sampai tiga jam sebelum aktivitas seksual dapat meningkatkan aktivitas sperma dan meningkatkan kinerja. Namun, menurut sebuah penelitian, kopi yang terlalu banyak dapat menurunkan jumlah sperma karena mengandung kadar phytoestrogen tinggi. Secara khusus, jenis phytoestrogen yang disebut isoflavon (yang seperti hormon seks wanita) yang ditemukan di kopi bertanggung jawab untuk menurunkan jumlah sperma karena melawan hormon seks pria normal. Konsumsi kafein yang berlebihan juga menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti sakit kepala, kelelahan dan keletihan dan mungkin obesitas, yang dapat mempengaruhi kesehatan seksual secara tidak langsung.

4. Alkohol
Alkohol mempengaruhi kesehatan seksual laki-laki dalam berbagai cara. Menurut penelitian yang dilakukan pada tikus jantan, alkohol menyebabkan kelainan sperma dan penurunan jumlah sperma. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan (melewati titik keracunan) dapat memiliki efek yang sama pada manusia. Lebih lanjut, alkohol dapat menyebabkan perubahan sosial, mental dan emosional, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi dorongan seksual dan merusak kinerja. Menariknya, dampak alkohol pada kesehatan seksual laki-laki bahkan meluas ke wanita hamil yang mengkonsumsi minuman. Menurut seorang ilmuwan, ditemukan bahwa anak laki-laki dari perempuan yang mengkonsumsi 4,5 minuman beralkohol dalam seminggu memiliki jumlah sperma lebih rendah daripada anak laki-laki dari perempuan yang meminum kurang dari 4,5 minuman beralkohol seminggu. Untuk Informasi Lainnya Anda bisa  klik di sini